BANGIL, gmpkpasuruanraya.com — Upaya memperkuat jejaring kerelawanan dan membangun kolaborasi lintas komunitas terus dilakukan Lilis Johan. Kali ini, Lilis menjalin komunikasi dan membuka ruang kerja sama dengan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Bangil yang diketuai Moh. Saikhu. Jumat (14/8)
Pertemuan tersebut berlangsung di Aula Pasuruan Creative Center (PCC), Pogar, Kecamatan Bangil, dengan membahas pentingnya sinergi antarpotensi kerelawanan dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan kebencanaan di tengah masyarakat.
Lilis Johan menegaskan, jejaring relawan harus terus diperluas agar berbagai potensi kemanusiaan yang ada di wilayah Kecamatan Bangil dapat saling terhubung dan bergerak bersama.
“Harapannya bisa menjalin hubungan dengan semua potensi kerelawanan yang ada, khususnya di wilayah Kecamatan Bangil,” ujar Lilis Johan.
Menurutnya, membangun hubungan antarkomunitas bukan sekedar memperluas jaringan, tetapi juga menjadi langkah konkret untuk menghadirkan gerakan kerelawanan yang lebih terkoordinasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Harapan dari jalinan kerja sama ini adalah mengajak kita bergerak dan memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua FPRB Kecamatan Bangil, Moh. Saikhu, menyambut positif gagasan tersebut. Pria yang akrab disapa Cak Khu itu menyampaikan apresiasi atas inisiatif membangun komunikasi dan kolaborasi dengan FPRB.
Cak Khu membuka ruang kerja sama dan menyatakan kesiapan FPRB Kecamatan Bangil untuk bersinergi dalam berbagai kegiatan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal memperkuat konektivitas antarrelawan di Kecamatan Bangil. Dengan semakin solidnya jejaring, berbagai potensi yang dimiliki komunitas kemanusiaan diharapkan dapat dihimpun menjadi kekuatan bersama untuk merespons kebutuhan masyarakat secara lebih cepat, terarah, dan bermanfaat.
Kolaborasi relawan bukan sekedar membangun jaringan, tetapi menyatukan langkah untuk kemanusiaan. (Bhawel)

