Salah Evakuasi Bisa Fatal, 38 Relawan Dilatih Tangani Korban Kecelakaan

 

PASURUAN — www.gmpkpasuruanraya.com Evakuasi korban kecelakaan tidak cukup hanya mengandalkan kecepatan. Salah memindahkan korban dapat memperparah cedera. Karena itu, sebanyak 19 relawan mengikuti pelatihan Driver Ambulance dengan materi Emergency Movement atau pemindahan darurat korban kecelakaan di RS Hermina Pasuruan, Rabu (7/10/2026).

Pelatihan berlangsung di lantai 4 RS Hermina Pasuruan, Jalan Raya Pasuruan–Probolinggo Km 5, Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Materi utama disampaikan dr. Syaifullah Meika Ossipitalia, Sp.An-TI, M.Ked.Klin, dokter spesialis anestesi RS Hermina Pasuruan. Peserta mendapatkan edukasi mengenai penanganan korban dalam kondisi kegawatdaruratan, khususnya ketika korban harus segera dipindahkan dari lokasi kejadian.

Kecepatan menjadi tuntutan, tetapi keselamatan korban tetap menjadi prioritas. Setiap tindakan saat evakuasi harus memperhitungkan kondisi korban agar tidak menimbulkan cedera tambahan.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai prinsip pemindahan korban secara cepat, tepat, dan aman. Pengetahuan ini menjadi penting karena korban kecelakaan dapat mengalami cedera serius yang tidak selalu terlihat secara langsung.

Kesalahan dalam mengangkat, memindahkan, atau menempatkan korban dapat berisiko memperburuk kondisi, terutama apabila terdapat dugaan cedera pada tulang belakang, kepala, atau bagian tubuh lainnya.

Pelatihan juga menekankan bahwa pengemudi ambulans bukan sekadar bertugas membawa kendaraan menuju lokasi kejadian dan rumah sakit. Dalam situasi tertentu, mereka menjadi bagian dari mata rantai pertolongan yang harus memahami keselamatan korban selama proses evakuasi.

Kegiatan tersebut diikuti peserta dari sejumlah unsur pelayanan kemanusiaan, antara lain Ambulans Arkana, PMI Kabupaten Pasuruan, ILKP, Masjid Bangil, PKM Kepulungan, Masjid Assolikhin, Ambulans Akhyar Medika, BPJS Surabaya, Masjid Ashidiq, dan Masjid Agung Bangil.

Direktur RS Hermina Pasuruan dr. Rohma Mulyaningsari, MMRS, FISQua, CHRA, serta Manajer Marketing RS Hermina Pasuruan Tania Aprilita S., Amd.Kep., S.K.M., turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Pelatihan ini menegaskan satu hal penting dalam penanganan kecelakaan: datang cepat saja tidak cukup. Korban harus dipindahkan dengan cara yang benar.

Sebab, dalam situasi kegawatdaruratan, beberapa detik dapat menentukan keselamatan. Namun, satu kesalahan tindakan juga dapat memperburuk kondisi korban.

(Bhawel_Id)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Disqus Shortname

Ad Inside Post

Comments system

Formulir Kontak